Manajemen Tatalaksana Diare Pada Anak

Penulis

  • Henny Yolanda STIKes Yarsi Mataram
  • Cindy Puspitasari Haji Jafar Universitas Negeri Gorontalo
  • Dita Agustina STIKes Yarsi Mataram

DOI:

https://doi.org/10.57267/fundus.v3i1.253

Abstrak

Dari hasil penelitian Widayanti (2013) di Puskesmas Sleman, untuk mengetahui rasionalitas tatalaksana diare didapatkan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan belum optimal, yaitu masih didapatkan penggunaan antibiotik sebanyak 17,2%, pemberian oralit sebanyak 84, 5% dan zink 84% (Widayanti & Danu, 2013). Metode: penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan metode penelusuran menggunakan MESH PICO, dengan penelusuran artikel pada PUBMED, SAGE, Science Direct, dan Google Scholar Hasil: Total hasil pencarian adalah sebanyak 7821 artikel kemudian dilakukan penyaringan sehingga terdapat 33 artikel yang dianalisis oleh penulis. Kesimpulan: Tatalaksana management diare sudah ditetapkan di buku pedoman atau yang sering dikenal dengan buku saku biru. Salah satu tatalaksana yang ditetukan pada buku tersebut adalah pemberian Zinc. Pemberian Zinc terbukti dapat mempercepat waktu sembuh diare. Namun pada kenyataannya tidak semua pelayanan kesehatan melakukan tatalaksana diare sesuai dengan pedoman yang sudah diteteapkan. 

Biografi Penulis

Henny Yolanda, STIKes Yarsi Mataram

Prodi D.III Kebidanan

Cindy Puspitasari Haji Jafar, Universitas Negeri Gorontalo

Fakultas Olahraga Dan Kesehatan

Dita Agustina, STIKes Yarsi Mataram

Program Studi Kebidanan Program Sarjana

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-05-25