Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Tentang Gizi Dengan Kejadian Anemia

Penulis

  • Hardaniyati Hardaniyati STIKes Yarsi Mataram
  • Dian Soekmawaty Riezqy Ariendha STIKes Yarsi Mataram
  • Irni Setyawaty STIKes Yarsi Mataram
  • Almaida Almaida STIKes Yarsi Mataram

DOI:

https://doi.org/10.57267/fundus.v2i2.250

Abstrak

Anemia merupakan suatu gangguan hematologis dengan adanya penurunan jumlah sel darah merah, sehingga kadar Hb menjadi tidak normal. Menurut WHO anemia merupakan penyebab penting dari kematian ibu saat hamil ataupun melahirkan. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil primigravida, Sampel 34 orang ibu hamil,Teknik. pengambilan sampel cara total sampling. Tingkat pengetahuan di ukur dengan kuesioner dan kejadian anemia dengan pemeriksaan Hb sahli. Analisa data menggunakan kendall tau dengan taraf kepercayaan 95% (α = 0.05”). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 34 responden yang mempunyai tingkat pengetahuan tinggi, 28 responden (82,4%) tidak mengalami anemia, 6 responden (17,6%) mengalami anemia ringan. Hasil analisis uji kendall tau didapatkan p value = 0,008 dan  = - 0,452 (p< 0,005). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida dengan kejadian anemia. Ibu hamil sebaiknya perlu lebih meningkatkan pengetahuan tentang kejadian anemia baik dari informasi, penyuluhan, media massa dan televisi.

Biografi Penulis

Hardaniyati Hardaniyati, STIKes Yarsi Mataram


Program Studi Kebidanan Program Sarjana

Dian Soekmawaty Riezqy Ariendha, STIKes Yarsi Mataram


Program Studi Kebidanan Program Sarjana

Irni Setyawaty, STIKes Yarsi Mataram


Program Studi Kebidanan Program Sarjana

Almaida Almaida, STIKes Yarsi Mataram


Program Studi Kebidanan Program Sarjana

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-05-25