PERBANDINGAN MINUMAN JAHE MERAH DAN COKLAT TERHADAP NYERI HAID PADA REMAJA SMPN 3 CIBITUNG
DOI:
https://doi.org/10.57267/fundus.v6i2.675Keywords:
Dysmenorrhea, Adolescent, Red Ginger, Dark Chocolate, menstrual painAbstract
Dysmenorrhea is one of the most common menstrual disorders among adolescents and may negatively affect school attendance, daily activities, psychological well-being, and quality of life. Red ginger and dark chocolate are widely used as affordable and safe non-pharmacological alternatives for pain relief. Objective: This study aimed to compare the effectiveness of red ginger drink and dark chocolate drink in reducing menstrual pain among adolescents. Methods: A quasi-experimental study with a two-group pretest-posttest design was conducted among 60 adolescent girls with primary dysmenorrhea at SMP Negeri 3 Cibitung, Bekasi Regency, Indonesia. Participants were equally assigned to a red ginger drink group (n=30) and a dark chocolate drink group (n=30). Menstrual pain was measured using the Numeric Rating Scale (NRS). Data were analyzed using paired and independent t-tests with a significance level of p<0.05. Results: Both groups showed a significant reduction in menstrual pain after the intervention (p<0.001). However, no significant difference was found between the two groups (p=0.112), indicating comparable effectiveness. Conclusion: Red ginger drink and dark chocolate drink effectively reduced menstrual pain among adolescents. Both interventions may be considered safe, practical, and affordable non-pharmacological alternatives for managing dysmenorrhea.
Dismenore merupakan salah satu gangguan menstruasi yang paling sering dialami oleh remaja dan dapat berdampak negatif terhadap kehadiran di sekolah, aktivitas sehari-hari, kesejahteraan psikologis, serta kualitas hidup. Jahe merah dan cokelat hitam (dark chocolate) banyak digunakan sebagai alternatif nonfarmakologis yang terjangkau dan aman untuk mengurangi nyeri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas konsumsi minuman jahe merah dan minuman dark chocolate dalam menurunkan nyeri haid pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan rancangan two-group pretest-posttest yang melibatkan 60 remaja putri dengan dismenore primer di SMP Negeri 3 Cibitung, Kabupaten Bekasi, Indonesia. Responden dibagi secara merata ke dalam dua kelompok intervensi, yaitu kelompok minuman jahe merah (n=30) dan kelompok minuman dark chocolate (n=30). Intensitas nyeri haid diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan menggunakan paired t-test dan independent t-test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Kedua kelompok menunjukkan penurunan nyeri haid yang bermakna setelah intervensi (p<0,001). Namun, tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara kedua kelompok (p=0,112), yang menunjukkan bahwa kedua intervensi memiliki efektivitas yang sebanding dalam menurunkan nyeri haid. Kesimpulan: Minuman jahe merah dan minuman coklat efektif dalam menurunkan nyeri haid pada remaja. Kedua intervensi tersebut dapat dipertimbangkan sebagai alternatif nonfarmakologis yang aman, praktis, dan terjangkau dalam penatalaksanaan dismenore.





